Menkum HAM - Pelayanan Online Adalah Solusi Hindari Pungli

Menkum HAM - Pelayanan Online Adalah Solusi Hindari Pungli - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengatakan seluruh instansi pelayanan publik sudah harus menggunkan sistem online untuk pelayanan masyarakat. Hal ni dilakukan untuk menghindari pertemuan langsung tatap muka dengan masyarakat untuk menghindari potensi terjadinya pungutan liar.

Saat selesai pembukaan Jambore Kemanusiaan DirJen Pemasyarakatan, Laoly menuturkan "Jadi semua jajaran baik Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum HAM, di mana ada pelayanan-pelayanan publik dari sekarang sudah harus menertibkan diri. Jadi arahnya itu kan sudah seharusnya sekarang sudah menjadi sistem online, sehingga pertemuan-pertemuan langsung itu dihindarkan," di Bumi Perkemahan Lapangan Kerkoff, Garut, Jawa Barat, (13/10/2016).
Menkum HAM - Pelayanan Online Adalah Solusi Hindari Pungli

Menurut Laoly, bahwa pertemuan tatap muka langsung dapat menimbulkan potensi saling kerjasama untuk melakukan pungutan liar (pungli). Dia mengakui bahwa Kemenkum HAM relatif bersih dengan penerapan pelayanan online.

Laoly menambahkan, bahwa "Kalau ada pertemuan langsung kan potensi 'hengki-pengkinya' (uang) kan ada, jadi seperti kita di kementerian misalnya pendaftaran pasport sudah relatif bersih, pendaftaran notaris, hak cipta, perpanjangan merek, semua sudah online"

Mentri Kemenkumham ini tidak memungkiri bahwa di banyak lembaga masih banyak pungutan liar yang terjadi. Menurutnya tetap banyak permainan-permainan yang dilakukan oleh oknum petugas, misalnya di lapas.

Laoly mengatakan "Yang rawan masih ada sajalah permainan-permainan, misalnya di lapas. Kunjungan-kunjungan masyarakat kadang-kadang karena telalu banyak petugas yang sangat kita khawatir," jelasnya lagi.

Pihak Kemenkumham melakukan antisipasi kasus pungutan liar dengan melakukan kerja sama untuk meminimalisir terjadinya pungli di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan . Pihak Kemenkumham melakukan sidak bersama Bareskrim Polri dan BNN terus dilakukan untuk membersihkan pungutan liar.

"Dan ini sudah kita lakukan mulai dalam bulan 2 lalu, adalah masuknya narkoba ke dalam, ada hengki-pengki di dalam", ungkap Laoly

Kemenkum HAM dalam waktu dekat akan meluncurkan program pelayanan remisi online untuk para narapidana.

Mentri Kemenkumham menambahkan "Kalau pemberian remisi dalam waktu dekat kita launch programnya online. Jadi ini harus melalui IT kita kembangkan. Percepatan pelayanan publik itu merupakan perhatian presiden,"

Menurut laoly, Menggunakan fasilitas online untuk melakukan pelayanan masyarakat adalah solusi untuk membersihkan kasus pungli di tiap lembaga

0 Response to "Menkum HAM - Pelayanan Online Adalah Solusi Hindari Pungli"

Post a Comment