Polisi Menetapkan Tiga Tersangka Kasus Pungli Kemenhub

Polisi Menetapkan Tiga Tersangka Kasus Pungli Kemenhub - Setelah melakukan Operasi Tanggap Tangan pada selasa, 11 Oktober 2016, dari enam orang yang di garuk pada lokasi OTT, Polisi menetapka tiga orang sebagai tersangka. Ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pungutan liar Kemenhub ini semuanya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Polisi Menetapkan Tiga Tersangka Kasus Pungli Kemenhub

Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan, mengungkapkan bahwa ketiga tersangka yang merupakan PNS itu adalah Ahli Ukur Ditjen Pengukuran, Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Kemenhub dengan inisial tersangka ES. Kemudian Kasi Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Kemenhub dengan inisial tersangka MA, dan terahir seorang PNS yang bertugas di loket pelayanan yang berinisial tersangka AR

"Jadi tiga PNS yang sudah kita tahan dan kita tetapkan menjadi tersangka," ungkap Kapolri dikantornya

Setelah ditetapkan tiga orang sebagai tersangka dari enam orang yang di garauk saat terjadi OTT di Kemenhub, ketiga yang lain sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi. Tiga orang yang menjadi saksi ini adalah seorang pengusaha, dan dua lainnya adalah pegawai honorer

Kapolda Iriawan menjelaskan bahwa ketiga orang yang masih berstatus saksi ini mengaku terpaksa memberikan uang karena merasa takut izinya tidak keluar, pihaknya akan melakukan kordinasi dulu dengan jaksa apakah hal ini termasuk gratifikasi atau bukan

Ketiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) Kemenhub ini akan di jerat dengan  pasal 5 ayat 1 huruf a dan b, pasal 5 ayat 2 dan atau pasal 11 dan atau pasal 12 huruf a dan b, atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Berdasarkan pasal di atas, ketiga tersangka akan mendapatkan ancaman kurungan penjara minimal 3 tahun dan maksimal 20 tahun penjara

0 Response to "Polisi Menetapkan Tiga Tersangka Kasus Pungli Kemenhub"

Post a Comment