Tersangka Penghina Raja Thailand Diserbu, Penguasa Thailand Desak Warga Tahan Diri

Tersangka Penghina Raja Thailand Diserbu, Penguasa Thailand Desak Warga Tahan Diri - Bangkok, Pemerintah militer Thailand mendesak warga tidak main hakim sendiri, Senin (17/10/16), setelah tiga video meluas di media sosial mengenai massa marah menuduh beberapa orang menghina kerajaan, setelah Raja Bhumibol Adulyadej wafat.
Tersangka Penghina Raja Thailand Diserbu, Penguasa Thailand Desak Warga Tahan Diri

Kematian raja dihormati itu pada Kamis lalu (13/10/16) setelah tujuh dasawarsa bertahta membuat negara di Asia Tenggara itu berduka dan meningkatkan kepekaan terhadap setiap tanggapan negatif.

Kritikan terhadap raja, kerabat, dan keturunannya, atau dalam istilah Prancis disebut lese majeste, adalah kejahatan sangat serius di Thailand dengan ancaman hukuman penjara hingga 25 tahun.

Pada Jumat lalu (14/10/16), sekitar 400 orang berkumpul di depan sebuah kedai susu kedelai di provinsi Phuket untuk menentang tulisan di Facebook oleh seorang anak pedagang, yang mereka nilai menghina raja.
Pada pekan lalu, penguasa mendesak warga melaporkan perkara lese majesteke pihak berwajib. Polisi juga memantau ketat isi tulisan yang diunggah dalam jaringan dan media sosial.

"Kami memahami bahwa beberapa orang tidak akan gembira dengan penghinaan raja. Saya ingin rakyat membiarkan pihak berwajib menangani kasus-kasus ini sesuai hukum yang berlaku," kata Suwapan Tanyuwattana, menteri pada Kantor Perdana Menteri Thailand. (UF/BmsN)

0 Response to "Tersangka Penghina Raja Thailand Diserbu, Penguasa Thailand Desak Warga Tahan Diri"

Post a Comment