Anggota HMI Akui Pukul Polisi Saat Unjuk Rasa 4 November

Unjuk Rasa yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)/ via rakyatmedan.com
News, RBI - Salah satu anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ismail Ibrahim, mengaku telah melakukan pemukulan terhadap Polisi yang sedang bertugas saat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada 4 November pekan lalu.

Ismail Ibrahim adalah salah satu pendemo yang tertangkap kamera tengah menyerang Polisi yang sedang bertugas mengamankan. Ismail terlihat memukul pasukan pengamanan menggunakan bambu panjang.

Kepada penyidik, dalam proses pemeriksaan, Ismail mengaku telah memukul anggota polisi saat demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta.

"Yang bersangkutan mengakui bahwa telah melakukan pemukulan terhadap anggota Polri yang sedang berdinas dengan menggunakan bambu," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan dikutip dari Kompas.com, Senin (7/11/2016).

Hendy menjelaskan, saat ini, Ismail sedang diperiksa secara intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penyidik tengah mengonstruksikan Pasal 214 KUHP tentang Tindak Pidana Melawan Aparatur Negara dengan ancaman 12 tahun penjara terhadap Ismail.

Sebelumnya diketahui Polda Metro Jaya telah menangkap lima anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terkait aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada Jumat (4/11/2016). Dari lima orang tersebut, salah satunya adalah Ismail Ibrahim.

(NI/RBI)

0 Response to "Anggota HMI Akui Pukul Polisi Saat Unjuk Rasa 4 November"

Post a Comment