MUI Mehimbau Agar Masyarakat Taat Aturan Dalam Mengawal Ahok Terkait Kasus Meghina Al-Qur'an

MUI Mehimbau Agar Masyarakat Taat Aturan Dalam Mengawal Ahok Terkait Kasus Meghina Al-Qur'an
MUI Mehimbau Agar Masyarakat Taat Aturan Dalam Mengawal Ahok Terkait Kasus Meghina Al-Qur'an - Jakarta, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk menghormati dan mengawasi dalam proses hukum terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. MUI meminta masyarakat agar taat pada tata tertib hukum yang berlaku di Indonesia dalam kasus ini

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam menilai, bahwa Indonesia adalah negara hukum, sehingga dalam penanganan kasus penghinaan Al-Qur'an yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Non-Aktif Ahok agar bisa menghormati hukum yang berlaku di Indonesia

Dalam penanganan kasus ini, sepatutnya dilakukan oleh aparat penegak hukum untuk menciptakan keadilan.

"Kita sebagai masyarakat muslim Indonesia terikat oleh aturan hukum. Kita sebagai negara hukum ketika ada dugaan pelanggaran hukum tentu harus ada proses hukum," jelas Asrorun seperti dilangsir oleh detikcom, Minggu (6/11/2016).

Asron menambahkan bahwa, masyarakat untuk lebih tenang dan tetap mengawasi jalannya proses hukum yang sedang berlangsung dalam kasus Ahok ini. Hal itu agar tujuan proses hukum yang transparan dapat terwujud.

"Masyarakat di dalam memastikan transparansi hukum itu juga perlu untuk melakukan kontrol dan pengawasan. Di samping oleh masyarakat, organ-organ pemerintah di bidang pengawasan juga bisa terlibat, misal Komisi Kepolisian, Ombudsman dan sejenisnya. Jangan sampai ketika komitmen itu muncul, kemudian tidak terlaksana," ucap Asron.

Jokowi telah menyatakan untuk segera menyelesaikan kasus Ahok ini secara tegas, cepat, dan transparan. Asron menambahkan lagi bahwa, keseriusan itu juga perlu dibuktikan dengan implementasi oleh penegak hukum.

"MUI melihat soal dugaan pelanggaran hukum itu dilaporkan melalui mekanisme hukum. Masyarakat meminta ada proses hukum dan sekarang bola ada di aparat penegak hukum sebenarnya," ujar Asrorun.

Penanganan tegas dari aparat penegak hukum adalah kunci untuk selesainya kasus Ahok ini. Jika penegak hukum bisa sigap dalam menanganinya maka masyarakat akan lebih tenang. Asron menambahkan, Harusnya aparat lebih cepat dalam menangani kasus ini, jangan hanya karena tuntutan dari Presiden baru bergerak

"Apa yang disampaikan oleh Presiden dan Wapres tinggal ditindak lanjuti oleh penegak hukum. Itu yang harus ditunjukkan sebagai hal yang serius, jangan karena faktor tuntutan baru bergerak," imbuhnya (ZN/BmnsN)

0 Response to "MUI Mehimbau Agar Masyarakat Taat Aturan Dalam Mengawal Ahok Terkait Kasus Meghina Al-Qur'an"

Post a Comment